Home News Breaking News Resensi Film The Body
Resensi Film The Body PDF Print E-mail
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team   
Friday, 06 July 2001 13:27
Saya sudah menonton film tersebut kira-kira satu bulan yang lalu. Mohon maaf jika saya justru menilai film ini BAGUS sekali untuk ditonton oleh umat kristiani. Kesimpulan yang ditulis pada email ini (oleh Sdr. Leon?) kurang menyimak isi cerita film the body ini. Sepertinya menontonnya tidak cukup sekali (atau minimal dua kali).

Film ini menceritakan ditemukannya kerangka dari manusia yang disalib di sebuah kuburan. Bukti-bukti fisik dan kuburannya mirip (saya tidak katakan sama) dengan bukti fisik dan kuburan dari Tuhan kita Yesus Kristus. Yang pasti bahwa menurut sejarah bahwa orang yang disalib pada jaman dahulu adalah seorang kriminal yang sudah pasti tidak akan dikubur di suatu kuburan yang mewah (kuburan orang kaya) kecuali Yesus Kristus.

Nah, kerangka manusia ini ditemukan di kuburan untuk orang kaya, bukti fisik sama dengan Kristus; disalib, terdapat tusukan pada lambung, dst. Masalah ini membuat Vatikan mengirimkan utusannya ke Israel untuk menyelidiki hal ini. Disebutkan bahwa Vatikan harus membuktikan bahwa itu bukan kerangka Kristus. Dari  kalimat yang diucapkan sangat indah kira-kira seperti ini, "Itu bukan tubuh Kristus!!!!! Kamu harus buktikan bahwa itu bukan tubuh Kristus!!!!"

Maka dikirimlah "Antonio Banderas" ke Israel. Penyelidikan demi penyelidikan dilakukan dan hasil yang terbaik yang ditemukan olehnya adalah bahwa panjang kerangka (tinggi manusia) itu tidak sama dengan tinggi pada kain Turin (saya lupa apa lebih tinggi atau lebih pendek). Namun arkeolog yang mendampingi yang juga menemukan kerangka ini mengatakan bahwa kain Turin juga tidak dapat dikatakan patokan pasti karena belum tentu itu adalah kain kafan Yesus.

Hebatnya si pembuat cerita film the body ini adalah.... tidak ada satu pemain pun yang mengetahui kepastian kebenarannya, apakah itu kerangka Kristus atau bukan. HANYA PENONTON YANG DIBERITAHU.

Ketika akhirnya kuburan itu dihancurkan (di bom) untuk menghindari kontroversi, sebuah kendi yang tersembunyi jatuh diantara puing-puing dan pada kendi tersebut terdapat tulisan kira-kira seperti ini, "Terimalah anak kami Daud (David), seperti Engkau telah menerima dan membangkitkan Yesus Kristus anakMu".

Hanya penonton yang diberitahu bahwa ITU BUKAN KERANGKA KRISTUS!!!! Namun memang mungkin tujuan si pembuat cerita bahwa ia ingin menunjukkan bahwa iman seseorang dapat luluh dengan suatu penemuan manusia. Sekali lagi, luluh karena hanya suatu penemuan manusia. Jika di film ini diceritakan bahwa akhirnya justru banyak hamba Tuhan (Pendeta maupun Pastor) luluh imannya karena hal tersebut. Jika hamba Tuhan begitu, bagaimana jemaatnya?

Jadi si pembuat cerita tidak membuat cerita ini sesat karena secara terang-terangan dia membeberkan secara jelas bahwa itu bukan kerangka Kristus tetapi kerangka seorang manusia yang bernama Daud.

Diakhir film ditutup dengan ayat mas, "Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya."

Nah, film ini benar-benar "menyinggung" kita secara positif. Yakni bahwa begitu tipisnya, begitu rentannya, begitu sempitnya, begitu lemahnya iman Kekristenan seseorang. Karena mungkin karena sebuah bukti ilmiah, iman menjadi lemah. Intinya bahwa jika hal tersebut terjadi pada kita, bagaimana dengan iman kita?

Sekali lagi saya katakan bahwa film ini bagus sekali, untuk membangunkan dan mengingatkan kita bahwa iman kita mungkin bisa melemah. Sekuat apakah iman kita kepada Tuhan kita, Allah kita.... Yesus Kristus Tuhan. Saya sendiri tidak menyangka cerita filmnya dibuat seperti ini, jika saya bertanya sendiri dalam hati saya.... apa yang terjadi jika si Antonio Banderas tersebut adalah saya? Dengan menonton ini, saya merasa lebih dikuatkan bahwa Kristus Yesus mati, bangkit dan naik ke Sorga untuk menebus dosa saya dan kemudian memerintah di akhir jaman. Apapun yang terjadi, iman percaya kita tidak akan goyah.

"BERBAHAGIALAH ORANG YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA".

FYI, sekedar nasehat jika menonton film ini, jangan mencibir.... karena teknologi dan penemuan arkeolog yang canggih, tidak mustahil iman kita goyah jika kita tidak percaya dengan segenap hati bahwa Kristus mati, bangkit, dan naik untuk kita semua anak-anakNya. Mungkin pada akhir jaman, iman kita diuji lewat si anti kristus untuk menyangkali Allah kita. Nah film ini contohnya...... seberapa kuat iman kita. Sekali lagi saya ingatkan, mohon jangan sombong ketika menonton film ini, tapi hayati seberapa besar iman percaya kita kepada Tuhan Yesus. Biarlah lewat cerita film the body ini menjadi berkat bagi yang menonton. Berdoa, "Tolong Tuhan.... agar saya tidak seperti orang-orang di film tersebut. Kuatkan terus iman percaya ini."

BTW, sudah lihat film "left behind"? Ceritanya tentang rapture, pemainnya juga aktor-aktor terkenal. Memperlihatkan bahwa orang-orang yang benar-benar mengikuti Tuhan yang diangkat. Yang percaya namun masih duniawi ditinggalkan. Oh ya..... si pembuatnya adalah seproduksi dengan film the body.

Tuhan memberkati,
=G. Joseph=      
(source: e-mail | Butty)
 

Comments  

 
0 #2 jessfortress 2011-01-27 14:56
Bisa diliat disini (www.divxmovieshare.com/file.php?film=18946).. untuk download saya kurang tau.. semoga membantu
Quote
 
 
0 #1 robby elmanto 2011-01-03 22:41
mau tanya link untuk download film ini ada gk..??

setelah membaca resensi nya, saya jd tertarik untuk menonton nya..

terimakasih..GBU
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 27 guests online

jConnector