Home News Breaking News Bethel Temple dan the City Church Bergabung
Bethel Temple dan the City Church Bergabung PDF Print E-mail
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team   
Monday, 12 April 2004 13:02
"Untuk kemuliaan Tuhan dan kelanjutan pengabaran injil di Seattle dan seluruh dunia"

Ini adalah pemberitahuan khusus mengenai bergabungnya Bethel Temple dan the City Church di Kirkland, dibawah kepemimpinan Pendeta Wendell dan Gini Smith. Tidak ada keraguan lagi didalam pikiran kami bahwa Tuhan telah merancang kesatuan ini melalui beberapa kejadian dan nubuatan peneguhan. Misi gereja Bethel di kota Seattle dan komitmen untuk pekerjaan pengabaran injil di seluruh dunia akan terus berlanjut melalui kesatuan ini seiring dengan dibukanya kampus satelit the City Church di pusat kota Seattle dan misi penjangkauan jiwa akan terus berkembang di banyak negara.

Ijinkan saya mengajak anda masuk ke dalam langkah-langkah yang membawa kami kepada keputusan ini. Kami ingin agar semua orang yang mendengar atau membaca mengenai transisi yang luar biasa ini mengerti sepenuhnya mengenai peluang yang luar biasa yang ada di depan kami. Keberadaan kami di kota Seattle dan seluruh dunia telah mencapai lebih dari 90 tahun dan akan terus berkembang disaat kami, dan seluruh sumber daya kami, menjadi bagian dari keluarga the City Church.

Keberadaan kami di kota Seattle
Bethel Temple berawal di tahun 1914 dari the Pine Street Pentecostal Mission di persimpangan jalan Second dan Pine. Waktu itu adalah waktu pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran di muka bumi. Sejarahnya penuh dengan keajaiban Tuhan dalam memberi kecukupan, pewahyuan dan kegairahan untuk menyebarkan Injil ke seluruh dunia.

Selama tahun 1920an dan 1930an khususnya, ada Roh kebangunan rohani yang perkasa dalam setiap kebaktian, dan ratusan orang diselamatkan dengan cara yang ajaib. Banyak yang menerima kesembuhan dan ratusan orang dibaptis Roh Kudus.

Pendiri gereja kami adalah seorang pemuda Inggris bernama William Henry Offiler yang menetap di Kanada untuk waktu yang singkat dan kemudian pindah ke Spokane, Washingon dimana dia mengenal Kristus melalui pelayanan Bala Keselamatan. Setelah Pastor Offiler memulai pelayanannya di the Pine Street Pentecostal Mission di tahun 1914, dia memindahkan lokasi gereja dua kali untuk sementara sebelum merenovasi gedung dan memindahkan gereja ke jalan Third Avenue di dekat Bell Street di tahun 1920. Mereka menamai fasilitas baru tersebut Bethel Temple dan tempat tersebut akan menjadi pusat pengabaran Injil di bagian barat laut Amerika dimana banyak orang akan mengalami kebangunan rohani, perubahan, dan pemulihan baik secara fisik maupun rohani.

Penginjilan pertama ke Indonesia bisa dibiayai karena mukjizat kesembuhan yang dialami seorang wanita dalam sebuah kebaktian di Minggu malam. Dia memberi $500 yang dapat dipakai untuk biaya penginjilan dimana dana tersebut cukup untuk membeli ticket ke Indonesia. Proyek pengabaran injil yang luar biasa ini terus berkembang seiring dengan banyaknya keluarga yang merasakan panggilan untuk mengabarkan injil, dilatih dan dikirim ke berbagai negara diseluruh dunia.

Pada tahun 1944 the Bethel Temple pindah ke tempat yang bernama the “Crystal Pool” yang telah dikosongkan sejak lama. Dengan kerja keras dan ketekunan, banyak anggota jemaat yang membantu Pendeta Offiler merenovasi gedung tersebut. Kegerakan kebangunan rohani terus berhembus dengan datangnya para penginjil ternama dari berbagai tempat untuk melayani dengan pengurapan Firman Tuhan yang kuat.

Pada tahun 1948, Pendeta Offiler yang berumur 73 tahun merasa bahwa ini waktunya untuk generasi muda memimpin gereja ini dan di suatu Minggu siang memberikan tanggung jawab tersebut kepada Pendeta W.W. Patterson. Pastor Patterson diganti oleh Pendeta James Apple di tahun 1955 dan kemudian digantikan oleh Pendeta C.J. Knight.

Tahun 60an, 70an dan 80an khususnya adalah tahun-tahun yang susah bagi gereja di pusat kota Seattle. Banyak orang yang pindah ke pinggir kota dan beberapa gereja harus tutup dan menjual gedungnya. Bethel pun pengalami penurunan jumlah jemaat tetapi tetap berpegang kepada kebenaran yang mereka telah ajarkan dan juga tetap menjalankan proyek misi dengan setia di seluruh dunia.

Pendeta Runus Cabe dan Pendeta Robert Brodland memimpin gereja ini dari 1985 sampai 1993. Untuk beberapa bulan Pendeta Gordon Adair dari Selandia Baru bertindak sebagai gembala sementara disaat LaVonne dan saya diminta untuk mengambil alih gereja ini.


Perjalanan Kami di Bethel
Kami melayani pertama kali di Bethel di minggu terakhir Februari 1993. Tidak lama kemudian kami mendapati bahwa gereja ini berjalan dengan $5000 defisit setiap bulan dan hanya 5-6 bulan sumber dana yang tersisa. Tidak lama kemudian kami melihat kesetiaan Tuhan dan bagaimana Dia secara ajaib memberi kecukupan bagi kami selama sepuluh tahun ini.

Di Tahun 1995 kami menjual salah satu bangunan milik Bethel di seberang gereja di persimpangan jalan Second dan Lenora. Dengan dana dari hasil penjualan ini kami mulai menambah jumlah pekerja untuk menjalankan visi kami untuk menjangkau orang-orang yang terlantar. Pelayanan Air Hidup pun di mulai seiring dengan dimulainya penjangkauan Bucky Moose kepada anak-anak yang ada di taman tersebut. Ini adalah awal dari kebaktian anak-anak yang membawa anak-anak ke dalam penyembahan di Minggu pagi. Tuhan sangat setia dalam memberi kecukupan kepada kami dalam waktu yang susah.

Para pelayan kami melayani orang-orang yang Tuhan kirim kepada kami. Banyak orang-orang jalanan yang mulai datang ke gereja untuk meminta bantuan. Pelayanan Air Hidup terus bertumbuh. Rata-rata 350 orang dilayani setiap Minggu. Saudara dan saudari Tanzi dan juga para pekerja dari gereja kami dan beberapa gereja lain memiliki peran yang penting dalam penjangkauan ini. Doa adalah bagian penting dari pelayanan kami selama 10 tahun. Sering kali di persekutuan doa di hari Rabu malam kami merasakan perbedaan dalam roh penyembahan dan syafaat. Kami berpegang kepada keyakinan bahwa doa dan kesetiaan dalam pelayanan akan membuka pintu penuaian yang besar di kota Seattle. Keyakinan ini masih tetap ada didalam hati kami dan kami percaya bahwa semua doa bagi kota ini akan menghasilkan buah. Masih banyak janji Tuhan yang akan dipenuhi!

Selama 10 tahun melayani di Bethel, LaVonne dan saya merasakan tanggung jawab untuk memelihara semua yang sudah dipercayakan kepada kami. Kami percaya bahwa pelayanan hamba Tuhan yang mendahului kami adalah warisan yang berharga yang harus kami hargai dan peringati. Apa yang mereka percayai dan doakan akan terlaksana. Semua Pendeta dan orang kudus yang bekerja keras di kota Seattle telah mewariskan misi dan komitmen untuk memberitakan Injil sampai akhir jaman. Altar gereja dan kamar doa selalu dipenuhi oleh orang-orang yang menangis memohon kepada Tuhan untuk lawatan dan keselamatan banyak jiwa. Doa-doa yang berharga ini telah bersatu dengan doa-doa dari gereja-gereja lain di barat laut dan akan terlihat penggenapannya.


Pencarian Fasilitas Baru
Dalam 25 tahun terakhir gedung Bethel Temple di persimpangan jalan Second dan Lenora telah memburuk kondisinya sampai pada titik dimana diperlukan perbaikan besar-besaran. Proyek ini tidak hanya akan menelan biaya yang besar tetapi juga tidak akan memenuhi kebutuhan kami yang terbesar, yaitu tempat parkir.

Lima tahun lalu, majelis penatua dan diaken Bethel memutuskan untuk memulai proses penjualan, dan pencarian gedung lain di pusat kota Seattle. Proses penjualan gereja ini memakan hampir 3 ½ tahun dan waktu untuk kami mengosongkan gereja tersebut adalah Juli 2003. Banyak hari dan waktu yang tersita untuk mencari gedung baru yang cocok bagi gereja ini. Setiap kali kami menemukan tempat yang cocok, Tuhan dengan satu cara atau cara yang lain menutup jalan.

Saatnya bulan terakhir sebelum kami harus pindah dari Second dan Lenora datang, kami memperbesar daerah pencarian kami dan menghabiskan banyak waktu untuk meminta Tuhan memberikan fasilitas diluar kota Seattle. Usaha ini berakhir dengan jalan buntu.

Meskipun kami merasa frustrasi berat dalam mencari tempat yang baru, kami tetap memiliki perasaan bahwa Tuhan tetap bekerja. Pada bulan Juli kami memindahkan kantor kami ke Jalan Mercer dan mulai melakukan kebaktian minggu kami di pusat penjangkauan jiwa kami di jalan Jackson. Banyak gelandangan yang selama ini mengikuti kebaktian di tempat kami tidak dapat datang ke tempat kebaktian yang baru, karena itu sejumlah besar jemaat hilang. Hal ini menyebabkan kami memperbanyak doa dan mencari kehendak Tuhan bagi Bethel.

Tiga Minggu yang Ajaib
Pada tanggal 28 Agustus saya menerima telepon dari Pendeta Wendell Smith yang menanyakan tiga pertanyaan.

  • The City Church membeli sebuah gedung di Bell Town untuk mendirikan gereja di Seattle dan apakah saya keberatan dengan ide tersebut? Saya menjawab bahwa kota tersebut memerlukan lebih banyak gereja lagi.
  • Kedua, dia ingin mengetahui apakah ada gereja baru yang baru saja dibuka di Seattle. Dan jawaban saya adalah ya, ada sebuah gereja yang baru dibuka di Sixth Avenue.
  • Ketiga, dia menyebutkan dua gedung yang bisa dibeli dan berdasarkan pengalaman saya, gedung yang mana yang akan saya pilih? Saya menyarankan membeli gedung yang ada di persimpangan First dan Clay. Gedung tersebut adalah gedung Electrical Union yang dapat menampung 400 orang dan dapat diperluas lagi.

Di akhir percakapan telepon ini dia menanyakan bagaimana keadaan saya pribadi dan saya membagikan kepada Pendeta Wendell beberapa hal yang ada di hati saya dan bagaimana hubungannya dengan penggembalaan. Saya telah berdoa selama beberapa waktu untuk jabatan saya sebagai gembala senior dan mengenai rencana Tuhan atas diri saya untuk menjangkau yang terhilang di kota kami.

Selama percakapan ini Pendeta Wendell bertanya apakah saya terbuka untuk bergabungnya gereja Bethel dan The City Church dalam membuka sebuah kampus satelit City Church di Bell Town yang terletak di pusat kota Seattle. Saat itu juga ketika dia menyebutkan kata-kata tersebut sesuatu melompat dalam hati saya. Sebuah sukacita dan kegairahan baru menekan kuat di hati saya di saat saya memikirkan apa yang Tuhan akan kerjakan di kota ini. Ini juga memberikan titik terang dan peneguhan terhadap beberapa nubuat yang LaVonne dan saya terima dalam dua tahun terakhir.

Dua hari kemudian saya datang ke kantor Pendeta Wendell untuk membicarakan dan merencanakan kemungkinan ini. Ada perasaan jamahan yang kuat dari Roh Kudus pada saat itu dan saya mulai membuat rencana dan berdoa untuk keberhasilan rencana ini.

Dalam beberapa hari berikutnya saya menghubungi beberapa orang yang merupakan pembimbing rohani dan ayah dalam diri saya. Pendeta Floyd Earlywine yang adalah kepala persekutuan Bethel, ayah saya Pendeta Don Peterson, Pendeta Dick Iverson yang adalah kepala Ministers Fellowship International (Persekutuan Internasional Pelayan Tuhan), dan Pendeta Bill Schiedler dari Ministers Fellowship semuanya memberikan dukungan bahwa rencana ini datang dari Tuhan.

Dalam beberapa minggu berikutnya kami menerima banyak kata-kata penguatan dari pendeta-pendeta Bethel Fellowship dan penginjil-penginjil yang lain. Mereka mendukung kami sepenuh hati dengan keputusan ini. Pendeta-pendeta lain yang ada di Seattle yang kenal dengan saya juga mendukung dan berdoa untuk Pendeta Wendell dan staff pendeta gereja kami, dan memberi selamat datang kepada kami ke kota Seattle.

Kemudian, saya membagikan hal ini kepada para penatua gereja kami dan setelah beberapa kali pengkajian ulang dan menerima nubuat peneguhan, para penatua memilih untuk bergabung dengan The City Church. Tiga minggu kemudian, pada hari Minggu tanggal 28 September 2003, kami mengadakan kebaktian gabungan pertama kami dengan The City Church. Kebaktian tersebut diikuti dengan jamuan makan malam dengan Pendeta Wendell dan Gini Smith.

Nubuat yang LaVonne dan Saya Terima Selama Dua Tahun
Dalam persekutuan tahunan Bethel di Camp Beracha pada tanggal 4 Juni 2002, Pendeta Abe Morecade menubuatkan hal ini kepada LaVonne dan saya..

“Dan, saya melihatmu memegang alat pemotong di satu tangan dan palu di tangan yang lain dan engkau berjalan maju untuk memasang pantek dan membuat fondasi bagi tenda dan memastikan bahwa tenda tersebut dapat menahan tiupan angin dan dengan tangan yang satu lagi engkau membawa sekumpulan orang kedalam tenda dan kemudian membawa sekumpulan lagi.”

“Saya melihat banyak anak muda dan banyak orang yang terluka dalam dan dibalut dan tertolak. Banyak orang yang tertolak dan menjauh dari jangkauan tangan tetapi panjang tanganmu pada saat engkau menjangkau lebih panjang dari tangan yang wajar dan engkau membawa mereka masuk. Impartasikan ketekunan dari Tuhan kataNya. Karena Tuhan telah berfirman… Setiap langkah yang engkau ambil sejak kanak-kanak sampai saat ini telah direncanakan Tuhan. Dia telah membawamu dan melatihmu dan mengimpartasikan kepadamu dan membawamu ketempat ini pada saat ini dengan tujuan supaya engkau membawa hasil tuaian dari tanah ini.”

“Jangan biarkan matamu melihat ke belakang ke masa lalu tetapi lihatlah Dia yang telah menyediakan jalan untuk engkau berjalan. Jalan yang penuh dengan kekayaan, penuh dengan kemakmuran, penuh dengan iman, penuh dengan tujuan, penuh dengan visi karena Roh Tuhan akan membimbingmu di jalan yang selalu menuju keatas. Roh Tuhan akan membawamu dari satu tempat ke tempat yang lain. Jangan takut dengan masalah gedung. Jangan kuatir akan fasilitas gereja; pada saat engkau tiba disana pasang lah pantek yang dalam. Jangan kuatir mengenai keuangan, jangan kuatir akan fasilitas tetapi ijinkan tangan Tuhan menyediakan bagimu.”

Dan pada tanggal 3 Juni 2003 sebuah tim dari Kansas City menubuatkan pesan ini kepada kami…

“Dan dan LaVonne, ada musim semi baru dalam hidup anda berdua dan saya berpikir mengenai bagian dari lagu dimana Dia berkata, “musim bernyanyi yang saya sukai telah tiba, musim dingin telah berlalu.” Saat pembaruan telah datang, musim dingin telah berlalu dan kicauan burung merpati telah terdengar. Musim semi datang kembali. Engkau akan bergerak masuk kedalam pemahaman yang baru akan Firman Tuhan dan ini akan membawamu kedalam musim yang baru dalam karirmu. Engkau akan memiliki suara dalam saat ini dan engkau akan terus memiliki suara.”

“Dan dan LaVonne, saya merasa Tuhan sedang mempersiapkan anda berdua. Seperti musim yang berbeda dalam hidup kita semua, Tuhan mempersiapkanmu untuk musim yang baru. Jangan kaget, yang satu ini akan sedikit berbeda dari yang sebelumnya tetapi engkau tidak perlu cemas karena tidak diperlengkapi. Tuhan akan memperlengkapi engkau untuk musim ini dengan kemampuan yang berbeda dan beban yang lebih ringan untuk dipikul. Engkau tidak perlu menyusun strategi dan membuat perhitungan bagaimana engkau dapat mencapainya. Tuhan yang akan membukakan jalan bagimu.”

Nubuat yang lain diberikan kepada kami oleh Al dan Gloria Willard, pendoa syafaat bagi Mike Bickel dari Kansas City International House of Prayer…

“Pada saat saya (Gloria) melihat engkau di kebaktian malam ini saya melihat engkau diatas sebuah kereta yang akan segera berganti jalur dan akan membawa engkau ke arah tujuan yang baru. Hal ini adalah hal yang baik, ini akan menjadi kejutan dan terjadi dengan tiba-tiba.

Gloria melanjutkan dengan berkata bahwa LaVonne dan saya akan memasuki musim baru dalam pelayanan yang kami telah dipersiapkan untuk memasukinya. Kata-kata ini merupakan peneguhan yang ajaib yang menyatakan bahwa Tuhan tidak hanya mempersiapkan transisi yang baik, tetepi banyak hal-hal yang luar biasa yang akan kami lihat di masa yang akan datang.


Hari-Hari yang Penuh dengan Berkat
Setelah memasuki bulan ke enam di The City Church, banyak berkat dari Tuhan dan penggenapan FirmanNya. Setiap minggu orang-orang diselamatkan dan dibebaskan dari belenggu dosa. Banyak yang dibaptis Roh Kudus dan mukjizat kesembukan pun terjadi.

Anggota Bethel yang bersama kami mengikuti proses transisi ini sangat bersuka cita dan mengikuti semua kelas pelatihan. Ini adalah waktu penyesuaian dengan visi dan misi dari The City Church. Satu juta dollar uang kami telah dipergunakan untuk membeli sebuah gedung di persimpangan jalan First dan Clay di pusat kota Seattle. Gedung tersebut sedang dalam proses perbaikan dan kebaktian minggu akan dimulai pada 11 April 2004. Fasilitas ini akan menjadi peringatan bagi semua pendeta dan penginjil yang telah setia memberitakan Injil di kota Seattle dan seluruh dunia.

Setiap rabu malam ada lebih dari 150 pemuda yang bedoa di kampus baru di Seattle. Mereka menggabungkan doa mereka dengan doa kami untuk penuaian yang dahsyat di Seattle! Fokus kami kepada misi semakin kuat dari sebelumnya. Satu juta dollar telah di sediakan untuk kelangsungan dukungan kepada penginjil Bethel dan pintu peluang baru terus terbuka bagi pelayanan di berbagai negara. LaVonne dan saya akan memberi bantuan dalam berbagai kapasitas kepada staff pendeta gereja dan juga meningkatkan pelayanan kami dalam memberi semangat dan memperlengkapi pendeta-pendeta di negara lain. Kami memohon doa anda untuk penambahan jiwa kedalam kerajaanNya.

Semua gereja kami di luar negeri akan tetap berhubungan langsung dengan Bethel Fellowship International dan semua orang dipersilahkan untuk menghadiri konfrensi Bethel yang diadakan di setiap minggu pertama di bulan Juni. The City Church akan menyelenggarakan sebuah Global Strategy Conference (konfrensi strategi global) pada tanggal 3-6 Mei 2004 yang akan datang. Pembicara khusus Luis Palau dan T.L. Oshborn akan bergabung dengan beberapa pembicara yang lain seperti Tom Deushle dan Pendeta Wendell Smith. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran silahkan kunjungi situs internet The City Church di www.thecity.org

Bagi yang mempunyai pertanyaan mengenai bergabungnya Bethel dengan The City Church silahkan hubungi saya di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Tuhan memberkati anda dengan melimpah!


Dan dan LaVonne Peterson
Associate Pastor
The City Church
Kirkland – Seattle

Alamat: 9051 132nd Ave. N.E. Kirkland, WA 98033

Telepon: (425) 803-2375

(source: Rev. Matthew Wakkary - Seattle)

 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 28 guests online

jConnector