Home Commision Board PelWaP Kalau Ibu Tak Berdoa, Siapa Lagi?
Kalau Ibu Tak Berdoa, Siapa Lagi? PDF Print E-mail
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team   
Wednesday, 25 September 2002 13:37
Tidak semua ibu berdoa untuk anak-anaknya, tetapi tentu saja bukan karena mereka tidak sayang, tetapi karena mereka tidak tahu bagaimana berdoa dan mempercayakan segala persoalan sehari-hari kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan yang setia membimbing para ibu.

Barangsiapa menerima Kristus sebagai Juruselamat, juga pasti menerima Roh Allah yang membangkitkan dorongan dalam dirinya untuk berdoa bagi orang-orang yang dikasihi. Dalam doa itu orang tersebut dapat memohonkan agar orang-orang yang dikasihinya diberi hikmat, pertolongan, dan perlindungan.

Namun, ada satu musuh yang terus mengganggu apabila kita sedang berusaha memenuhi komitmen untuk berdoa. Musuh itu adalah waktu. Bagaimanapun situasi dan kondisi seorang ibu-bekerja di kantor atau di rumah, di tengah kota atau di desa, kaya atau miskin, mereka selalu bergumul untuk menyediakan waktu berdoa.

Untuk itu, berikut beberapa saran bagi para ibu untuk dapat menemukan waktu untuk berdoa:

BANGUN PAGI
Sepertinya saran ini terlalu kejam, betul? Bukankah para ibu adalah orang yang paling lelah di rumah? Haruskah para ibu bangun lebih awal lagi? Padahal semalaman hampir tidak tidur karena anak sakit? Yah, memang tak ada yang berkata bahwa kehidupan doa yang kuat gampang dilakukan. Hanya, itu sangat perlu dan layak menerima pengorbanan.

Sebenarnya, bangun lebih awal 15 menit saja sudah cukup untuk mengadakan perubahan besar. Yang Anda perlukan hanyalah motivasi. Coba saja seandainya suami Anda pulang dan berseru, "Kita punya dua tiket liburan ke pantai selama seminggu penuh. Tapi kita harus bangun satu jam lebih awal supaya tak terlambat berangkat!" Lalu, bagaimana respon Anda? Ya, dibutuhkan stimulus yang tepat untuk dapat melakukannya dengan setia.

BERDOA SAAT BERANGKAT
Bila Anda bekerja di rumah sepanjang hari, segera sisihkan 15 menit pertama untuk berdoa, setelah semua orang berangkat ke aktivitas masing-masing. Putuskan sementara sambungan telepon, jangan terima tamu, masuk ke kamar, dan berdoalah. Jika Anda bekerja di luar rumah, gunakan waktu selama di perjalanan untuk berdoa bagi keluarga Anda. Bawa catatan pokok doa Anda dalam kendaraan apa pun yang Anda tumpangi. Jika Anda tiba lebih awal di tempat kerja, lanjutkanlah doa Anda selagi masih di tempat parkir.

KORBANKAN SAAT MAKAN SIANG
Anda dapat tetap makan siang. Anda hanya tinggal menyisihkan waktu 15 menit untuk menyendiri. Jika perlu, makanlah di taman, di mobil Anda, di pekarangan rumah, atau di dapur. Doa bagi keluarga sama vitalnya dengan makanan bagi tubuh Anda, Jadi, sediakanlah waktu untuk berdoa, di mana pun Anda rasa mungkin untuk berdoa.

Tak ada yang lebih penting bagi suami dan anak-anak selain dukungan doa seorang ibu. Jika Anda tak berdoa, maka siapa lagi yang mesti berdoa untuk mereka?

(createdate: "How to be a Good Mom," oleh Stephen dan Janet Bly | Gloria Cyber Media)

 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 27 guests and 1 member online

jConnector