Home Commision Board PelPRaP Persiapkan Dengan Baik
Persiapkan Dengan Baik PDF Print E-mail
Posted by GPdI Sejahtera Online Team   
Friday, 28 January 2011 10:24

Anak yang Bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengar hardikan. Siapa yang meremehkan Firman, Ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perinta, akan menerima balasannnya. ( Amsal 13:13)

Faby adalah seorang gadis yang pintar dan rajin di sekolahnya. Dia selalu mendapat nilai bagus dalam tugas maupun ulangannya. Karena merasa dirinya paling pintar dan paling cerdas, lalu Faby pun mulai meremehkan pelajaran dan kemampuan yang dimiliki oleh teman-temannya.

Dari hari kehari Faby mulai malas belajar, dia sudah merasa pintar dan mulai berpikir bahwa soal seperti apa pun pasti bisa dikerjakan, karna Faby merasa bintang di kelasnya, dia lebih memilih nonton acara-acara televisi kesukaannya atau bermain PS (play station).

 

Pada suatu hari, ibu Faby mengingatkannya untuk belajar karena keesokan harinya ada ulangan matematika. Tetapi Faby bukan menuruti kata-kata ibunya malah berkata: " ahhh, gampang mah. Pasti besok aku akan mengerjakannya dengan mudah". Keesokan harinya, ketika ibu guru memberikan soal ulangan matematika, Faby merasa tidak mampu menyelesaikan ulangannya dengan baik. Dia bingung sekali, sampai akhirnya Faby tidak dapat mengerjakan soal matematika dengan baik. Dan akhirnya nilai hasil ulangan Faby pun jelek. Faby menyesal karena tidak menuruti apa yang diperintahkan oleh ibunya.

Seringkali kita juga bersikap seperti Faby. Setiap hari kita dihadapkan pada tindakan untuk memilih dan "mengambil sebuah keputusan", misalnya: besok pagi ada pekerjaan, atau meeting, atau soal ujian di tempat kita kuliah dan atau pekerjaan di kantor yang dipercayakan kepada kita tapi kita tidak mempersiapkan segala sesuatu yang kita perlukan dengan baik atau berusaha belajar dengan baik karena kita lebih memilih untuk nonton tv, dll. Salah mengambil keputusan dapat merugikan diri kita sendri dan akan menimbulkan penyeselan di hati dan akan membuat kita merasa stress karena ulah kita sendiri.Untuk itu perbanyaklah berdoa dan bersyafaat agar Roh Kudus memberi petunjuk dan kekuatan kepada kita untuk tetap taat dan setia kepada Tuhan melalui setiap tugas dan pekerjaan yang Dia embankan kepada kita, dan jangan pernah sekali pun untuk menyepelekannya karna kita akan menerima akibatnya.. Smoga Tuhan memberkati kita.. Slamat pagi..!!!

Kasih dan Doa
Natalia Rahmati

source: Fritz | Email

 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 27 guests and 2 members online

jConnector