|
Posted by GPdI Sejahtera Online Team
|
|
Friday, 28 January 2011 10:24 |
|
Anak yang Bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengar hardikan. Siapa yang meremehkan Firman, Ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perinta, akan menerima balasannnya. ( Amsal 13:13)
Faby adalah seorang gadis yang pintar dan rajin di sekolahnya. Dia selalu mendapat nilai bagus dalam tugas maupun ulangannya. Karena merasa dirinya paling pintar dan paling cerdas, lalu Faby pun mulai meremehkan pelajaran dan kemampuan yang dimiliki oleh teman-temannya.
|
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 03 December 2008 10:48 |
Seneng lho denger temen-temen pada punya pertimbangan dalam nerusin hubungan mereka, tapi sayangnya semua itu seringnya baru terjadi setelah pacaran berjalan lamaaa… sekali. Kalo akhirnya putus, kan jadinya banyak banget korban yang berjatuhan, hati yang terluka, kaki yang tersandung, alias bikin orang mundur dari Tuhan. Sebenernya itu semua bisa diminimalkan kalo aja kita bisa mendeteksi semua itu sebelum kita jalan serius sama doi.
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Friday, 30 November 2007 16:30 |
|
Untuk seorang ksatria, ksatria, aku tau bahwa kau hidup. kau nyata. dan kau ada. sekalipun bayang-bayangmu belum pernah menerpa hidupku. tapi aku percaya bahwa kau ada. karena Tuan kita yang menjanjikannya. Tuanku, dan Tuanmu. kita hidup dan kita melayani Tuan yang sama. selama Dia tetap menjadi Tuanmu, dan Dia tetap adalah Tuanku, aku yakin aku akan bertemu denganmu, ksatria.
|
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 10 August 2005 13:42 |
|
Guys, tau buku Cat and Dog Theology? Itu buku tentang perbedaan antara anjing dan kucing. Kalau anjing bilang, “Kau mengelusku, kau memberiku makan, kau memberiku tempat tinggal, kau mengasihiku, engkau pasti Allah!!”. Sebaliknya kucing bilang, “kau mengelusku, kau memberiku makan, kau memberiku tempat tinggal, kau mengasihiku, aku pasti Allah!”. So bisa dibilang, kucing mengambarkan orang percaya yang mengutamakan idup untuk diri mereka sendiri, sedangkan anjing adalah orang percaya yang mengutamakan hidup bagi Allah. Bahasa sederhananya, Kucing itu cinta pada dirinya sendiri, dan anjing itu cinta pada Tuhan. Sehabis baca buku itu, beberapa orang bilang ama saya, “wah kayaknya gue masih sering jadi kucing neh.” Saya ketawa trus saya bilang ama mereka, “kalau gue emank masih kucing!” Saya tau kalau sering banget dalam idup saya, saya masih lebih cinta pada diri saya daripada sama Tuhan. itu kenyataan guys. : p en kalau mo jujur guys, setiap orang itu kucing … sejak manusia jatoh ke dalam dosa, kita semua itu jadi kucing … kita semua cinta pada diri kita sendiri lebih dari kita cinta pada Allah.
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 10 November 2004 13:43 |
|
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |