Home Commision Board Music Ministry Dapatkah Allah Memakai Musik Rock?
Dapatkah Allah Memakai Musik Rock? PDF Print E-mail
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team   
Friday, 12 November 2004 16:35

Sungguh sulit bagi saya untuk menulis artikel ini, sebab mungkin orang akan berfikir bahwa pendapat saya ini hanyalah merupakan suatu pembelaan diri terhadap kenyataan bahwa saya terlibat dalam apa yang sekarang dikenal sebagai "musik Kristen kontemporer". Anda pasti menduga bahwa judul artikel ini bukan perkataan yang baru bagi saya. Sejak saya sendiri merasa agak 'rikuh' dalam menggunakan media rock, saya mendengar banyak komentar berupa: peringatan, nasehat dan kemarahan dari orang-orang Kristen. Sejak saya menerima surat-surat peringatan dan kritik berdasarkan Firman Tuhan dari banyak orang, saya berdoa dan merenungkan semuanya itu dengan nilai-nilai kekekalan.

Sebenarnya dahulu saya ingin menyampaikan hal ini secara umum, namun untuk menghindari pertentangan saya hanyalah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada saya secara pribadi. Tetapi saya yakin sekarang bahwa inilah waktunya untuk membicarakan masalah ini secara terbuka, dan Allah telah banyak mengajar saya mengenai hal-hal tersebut.
Perlu saudara sadari bahwa hal-hal yang saya tulis ini adalah pendapat saya secara pribadi. Sesungguhnya saya tidak berkuasa atas kebenaran Firman Allah atau musik (kecuali musik saya sendiri). Pendapat yang saya kemukakan adalah sebagian dari jawaban yang saya peroleh setelah bertahun-tahun mempelajarinya dengan takut dan tunduk kepada Allah. Tetapi, baiklah saudara bertanya kepada Allah untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan yang sulit. Saya hanya menyampaikan beberapa hal untuk saudara memikirkannya.

Pendapat Umum
Tampaknya ada dua pendapat yang berbeda dan sangat bertentangan mengenai apakah Allah dapat menggunakan musik rock sebagai alat penginjilan, bahkan (maafkan saya!) dalam penyembahan.
Di satu sisi orang percaya bahwa musik rock, baik dalam bentuk duniawi maupun "apa yang dinamakan Injil", tidak boleh didengar atau dipakai sebagai media oleh orang Kristen; alasannya karena musik itu "berasal dari iblis" Kelompok ini memakai statistik dan 'bukti-bukti' untuk menunjukkan bahwa musik rock adalah penyebab langsung dari kasus narkotika sampai kasus kehamilan sebelum pernikahan. Dan orang yang berpandangan demikian yang menyetujui musik rock dalam segala bentuknya, tidak dapat dipakai sungguh-sungguh diberkati Allah.
Sisi yang lain percaya bahwa Allah dapat menebus dan memakai segala sesuatu-dan meskipun musik rock sudah begitu lazim dipakai di dunia tidak berarti bahwa Allah tidak dapat menggunakan media yang sama untuk meraih orang-orang dunia. Kelompok ini mengatakan, "orang Kristen masih ada di dunia ini, tetapi bukan dari dunia" 1) dan bukankah Paulus berkata bahwa ia telah menjadi segala-galanya bagi semua orang supaya ia sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka?" 2)

Pandangan Kami
Tentu saja saya selalu setuju dengan pendapat kelompok kedua. Sayang kelompok ini kadang-kadang bertindak terlalu jauh, dan menyebutnya sebagai "kebebasan", yang mendukakan Allah, sebab hal itu menjadi batu sandungan. Ingat bahwa rasul Paulus juga berkata, "Janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa" 3)
Oleh sebab penyalahgunaan kebebasan inilah saya mengambil sikap diam saja dalam hal ini. Saya memang tidak menulis untuk mendukung "pemusik rock Kristen", sebab terus terang hati saya terluka mendengar dan melihat orang-orang Kristen yang berusia lanjut tersandung dalam konser musik Kristen yang meraung-raung sekali.
Hati saya terluka bukan oleh irama atau lagunya, tapi rohnya. Apa yang saya lihat di konser atau saya dengar melalui rekaman adalah sikap "Lihatlah pada kami!" Atau "Bukankah kami juga dapat menyamai dunia?" Yesus tidak menghendaki supaya kita sama baiknya dengan dunia, Ia menghendaki kita lebih baik daripada dunia. Dan ini bukan berarti mengungguli mereka dalam mutu suara, corak musik atau kepandaian kita memainkannya tetapi terutama dalam nilainya dalam motivasi kita menyanyikan, dan terlebih lagi untuk siapa kita menyanyikannya! Jika ada motivasi yang keliru atau duniawi dalam "musik rock Kristen", berarti ada roh ingin menonjolkan diri sendiri dan sikap inilah yang sering tampak demikian jelas dan nyata dalam konser-konser musik dewasa ini. (Jangan salah sangka. Saya tidak bermaksud membenarkan diri sendiri dengan berkata "Semua musisi dan artis harus meniru sikap dan motivasi saya! Percayalah, bertahun-tahun saya berjuang melawan motivasi yang keliru dan inilah yang Tuhan ajarkan untuk kehidupan pribadi dan pelayanan saya").

Bagaimana Dengan Cerita Tentang "Irama Rimba"?
Mungkin saudara pernah mendengar cerita tentang keluarga penginjil yang tinggal dekat suku pemakan manusia, prajurit-prajurit VOODOO? Begini ceritanya, penginjil tersebut mempunyai pengikut sekelompok anak muda yang suka mendengar "musik rock Kristen". Dan suatu hari, ketika mereka sedang mendengar salah satu album yang diputar dengan volume keras, seorang dukun datang dan berkata, "Mengapa kamu mencoba memanggil setan dengan musik tersebut? Tidak tahukah kamu bahwa kami menggunakan musik itu dalam upacara-upacara kami? Saya mendengar cerita ini berulang kali dalam berbagai versi, dan semua kelihatannya membuktikan bahwa, "Bukankah musik rock adalah musik neraka, sekalipun dinamakan musik rock penginjilan!"
Sering saya menghibur diri dengan mengatakan bahwa cerita itu seharusnya diucapkan oleh penginjil tua yang menginjil ke hutan selama 20 tahun dan ketika ia kembali ke negara asalnya, ia menjadi shock ketika mendengar musik penginjilan terbaru. (Atau seorang dukun yang baru saja keluar dari hutan, mereka adalah lulusan seminari konservatif).
Sesungguhnya, saya amat meragukan kebenaran cerita itu dan meskipun benar terjadi, tidak benar "semua musik dengan hentakan" akan menjadikan keluarga saudara histeris! Yang perlu kita teliti sekarang ialah: apakah ada "musik setan"? untuk pertanyaan ini, secara tegas saya menjawab: "Tidak!", tetapi penilaian saya tentang musik tersebut mungkin mengejutkan saudara.

Apakah Musik "Setan" Itu?
"Aku tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus, bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri. Hanya bagi orang yang beranggapan bahwa sesuatu adalah najis bagi orang itulah sesuatu itu najis!" 4)
Saya tidak percaya bahwa musik itu adalah si "setan". Maksud saya tidak ada rangkaian irama atau nada atau alunan melodi yang dihasilkan di neraka. Pendapat bahwa iblis menciptakan jenis-jenis musik tertentu untuk menangkap jiwa-jiwa muda yang tidak berdosa adalah pendapat yang tidak beralasan, sama seperti dongeng lucu yang diceritakan kepada anak-anak muda oleh gereja seperti kata nenek-misalnya "masturbasi dapat menyebabkan kebutaaan". Mengapa mencoba menakut-nakuti anak kecil hanya untuk melakukan apa yang benar? Mengapa tidak langsung menuju persoalan yang sebenarnya, yaitu kepentingan diri sendiri?

Dapatkah Allah Memakai Musik Rock?
Anggapan bahwa ada "musik baik" atau "musik jahat" 5) nampak tidak masuk akal bagi saya. Saya sudah menggumuli dunia musik selama bertahun-tahun dan saya telah menyaksikan pengaruhnya atas diri saya dan orang lain dan ternyata belum pernah saya menjumpai bahwa musik adalah penyebab langsung dari dosa atau kejatuhan kehidupan manusia.
Sebaliknya, saya telah melihat musik yang digunakan sebagai alat untuk memuaskan diri sendiri dan kepentingan pribadi dalam kehidupan manusia (termasuk saya). Saya juga melihat bahwa musik digunakan untuk menciptakan kenikmatan hawa nafsu manusia dengan birahi dan penyelewengan dalam benak pikiran mereka. Saya juga melihat kelompok-kelompok musik rock yang secara terang-terangan menyembah setan dan mempraktekkan ilmu gaib dengan memakai musik sebagai alat untuk memikat pendengar mereka. Memang saya akui bahwa sepintas orang menganggap setiap orang yang terlibat dalam musik rock paling sedikit di cap dengan "permainan buruk".
Semua contoh yang saya sebutkan di atas harus dikaitkan dengan motivasi hati kita, bukan musik itu sendiri! Itulah sebabnya saya percaya bahwa musik itu sendiri adalah netral! Mari kita lihat contoh yang lebih jelas.
Kita ambil sebuah pisau sebagai contoh. Dengan pisau saudara dapat memotong roti, mengiris daging, melepaskan seseorang dari ikatan tali, atau saudara dapat melukai bahkan membunuh seseorang. Dengan kata lain, saudara dapat menjadi seorang yang kreatif, atau saudara menjadi seorang perusak/pembunuh. Di tangan penjahat, pisau itu menjadi senjata. Tetapi di dapur, pisau itu menjadi alat yang berguna untuk meyediakan masakan bagi keluarga saudara!
"Tarian Daud" adalah contoh lain. Alkitab mengatakan bahwa raja Daud "menari-nari di hadapan Tuhan dengan sekuat tenaga!" 6) Tetapi sekarang orang menari di bar, diskotik, kemudian banyak orang terlibat dalam alkohol, obat bius, permainan seks secara gelap. Apakah itu berarti bahwa tari-tarian menimbulkan keinginan untuk menelan obat bius, bermain seks dan minum alkohol? Kita semua tahu bahwa gerakan tubuh memang dapat menggairahkan seseorang. Tapi keinginan jahat itu tentunya dimulai dengan rangsangan-rangsangan lain yang sudah ada dari diri sendiri. Saya melihat orang-orang Kristen "menari-mari dalam roh" Saya juga melihat orang Kristen menari-nari dalam kedagingan. Bukan tarian atau musiknya yang salah, tetapi sikap hati dan motivasi mereka.

Haruskah Orang Meksiko Belajar Bahasa Inggris?
Tentu kita tidak menyuruh orang meksiko belajar bahasa Inggris sebelum kita mengabarkan Injil kepada mereka, bukan? Satu-satunya alasan mengapa saya menggunakan musik kontemporer dalam semua pelayanan saya adalah karena saya tahu bahwa musik adalah "bahasa" kaum muda. Setelah saya menerima setumpuk surat yang berkata: "Saya tidak akan pernah mau mendengarkan kotbah anda jika mula-mula saya tidak tertarik pada musiknya" saya yakin bahwa satu-satunya cara untuk meraih orang-orang yang mencintai musik adalah melalui bahasa mereka sendiri!
Pernahkah saudara mendengar cerita bagaimana John dan Charles Wesley mengambil banyak "lagu-lagu pemabuk" pada jaman mereka dan mengubah liriknya menjadi lirik Kristiani. Betapa banyak jiwa orang berdosa yang terjangkau melalui lagu-lagu itu tetapi hampir semua orang di gereja mengecam cara itu!
Kemudian terbentuklah Pasukan Bala Keselamatan (Salvation Army), memainkan musik-musik hymne sampai mars kemudian mengumandangkan "lagu-lagu najis" (Seperti yang dikatakan oleh gereja tradisional pada waktu itu) keluar di jalan-jalan pada hari Minggu! Mereka mengikuti jejak Wesley, manyanyikan lagu-lagu pemabuk di kedai minuman, dan "mempertobatkan" mereka dalam nada-nada penyembahan serta menyerukan supaya orang-orang menyerahkan hidupnya kepada Kristus! Di Inggris belum pernah ada orang sebanyak itu bertobat melalui usaha-usaha baru yang dilakukan oleh "prajurit-prajurit keselamatan."
Melodi-melodi Wesley itu sama sekali tidak melukai telinga kakek nenek kita, tetapi kakek-nenek moyang kita berpikir bahwa iblis ada dalam musik jahat itu!
Pada jaman ini masih ada orang-orang yang percaya bahwa kita harus menggunakan musik yang ramah dan "sehat" untuk menjangkau kaum muda! Mereka mengatakan bahwa penginjilan kita lewat musik rock bukan pertobatan yang sah. Seorang penginjil terkenal baru-baru ini mengatakan: "Tidak ada seorangpun yang mendapatkan berkat dari musik Kristen Kontemporer!"
Pandangan seperti itu sama sempitnya dengan para penginjil yang pertama kali ke negara Cina. Mereka berfikir bahwa jalan terbaik untuk "mengkristenkan" orang-orang Cina adalah dengan mengajarkan kepada mereka cara hidup dan berpakaian menurut standard Eropa dan "memperadabkan" mereka yang menyembah berhala sekaligus mempertobatkan mereka. Seorang penginjil muda bernama Hudson Taylor mengubah semua itu. Ia tahu bahwa satu-satunya cara mengubahkan mereka adalah melalui kebenaran Injil dan keliru bila mencoba menyelipkan jenis kebudayaan apapun atau penyesuaian yang dipaksakan dengan konsep-konsep kebenaran yang ia percayai kepada mereka. Kemudian ia menanggalkan pakaian Eropanya dan mulai menyesuaikan diri dengan berpakaian seperti orang-orang Cina dan kebiasaan-kebiasaan mereka. Meskipun ia diejek dan dijauhi penginjil-penginjil lainnya, namun keberhasilannya membuktikan bahwa Allah benar-benar memimpin dia! 7)

Menempatkan Manusia Dibawah "Hukum"
Paulus menghadapi masalah "kultur" (kebudayaan) yang sama dalam jaman Gereja mula-mula, dalam berhubungan dengan bangsa Yahudi yang ingin supaya petobat-petobat baru menerapkan hukum dan kebiasaan orang Yahudi agar mereka dapat disebut sebagai orang Kristen. 8) Saya percaya bahwa jika kita mencoba mengubah selera musik masyarakat sebelum memberi mereka kesempatan untuk mendengar kebenaran, maka kita sama kelirunya dengan orang-orang Yahudi sebagai syarat untuk menerima kehidupan kekal. Alkitab dengan jelas berkata: Jangan meletakkan batu sandungan didepan langkah orang yang akan menerima anugerah keselamatan Allah yang berharga!

Kesimpulan : Semuanya Terletak Pada Motivasi!
Saya yakin bahwa kemampuan untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Yesus lewat Media - apakah itu melalui radio,tape,film atau televisi - sangat penting, sebab benda-benda itulah yang menarik perhatian orang. Saya sungguh-sungguh percaya bahwa orang-orang Kristen secara mutlak menyerahkan diri mereka kepada Allah dan mau menggunakan alat-alat tersebut, mereka dapat membawa pertobatan bagi banyak orang dan memimpin mereka kepada Sang Juru Selamat. Tetapi jika hidup mereka tidak diserahkan sepenuhnya - jika motivasi mereka tidak tulus dan mereka mendua hati - maka hanya akan menyebabkan ejekan yang mempermalukan Injil. Dan karena masalah ini sering terjadi, maka misi Injil menjadi tersendat-sendat dan cahaya Injil menjadi redup.
Saya percaya pula bahwa Roh Kudus telah banyak didukakan oleh apa yang disebut sebagai "pelayanan musik" dan "musik rohani" bukan oleh nada atau isi lagunya, tetapi oleh kurangnya penyerahan dan pengurapan. Jangan hanya karena orang-orang yang belum bertobat menggunakan musik rock sebagai sarana pemberontakan dan pemujaan diri, maka saudara menganggap bahwa musik rock tidak dapat digunakan oleh orang-orang yang sudah menyerahkan hidupnya bagi Allah, untuk menarik perhatian orang berdosa dan membawa mereka kepada Kristus!
Bukankah iblis menggunakan Alkitab yang sama yang kita percayai sebagai Firman Allah yang suci, dan memutarbalikkan artinya "menuju kepada kebinasaan mereka sendiri"? 9) Dan bukankah iblis juga mengutip ayat kitab suci untuk Yesus?
Nah, saudara lihat bahwa hati yang jahat dapat menodai hal-hal yang paling suci dan indah. Dan dengan cara yang sama Allah dapat mengambil bejana yang paling rusak sekalipun dan memakainya untuk kemuliaanNya. 10) (Lihatlah diri saudara dan saya!). Percayalah bahwa jika hati saudara benar, maka musik saudarapun benar pula! Tetapi jika hati saudara penuh kedagingan dan kesombongan, meskipun saudara menyanyikan kidung rohani yang paling bagus sekalipun, lagu saudara akan mengakibatkan kematian, bukan kehidupan. Sebab…"orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaan yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya". 11)

Keterangan:
1). Yoh. 17:11, 15-16
2). I Kor. 9:22
3). Gal. 5:13
4). Roma 14:4
5). Baik atau jahat di dalamnya sendiri
6). II Samuel 6:14
7). Hudson Taylor's Spiritual Secret, Moody Press.
8). Gal. 5:1-12
9). II Petrus 3:16
10). I Kor.15:9-10
11). Lukas 6:45

(source: Keith Green | ContemporaryChristianMusicIndonesia)

 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 28 guests and 1 member online

jConnector