|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 03 December 2008 09:37 |
|
Aku dan istriku dianugerahi empat orang anak yang hebat. Mereka adalah anak-anak kembar 4, yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Ketiga anak laki-laki kami ialah Jon, Paul, dan Steven. Sheila adalah satu-satunya anak perempuan dari anak kembar empat kami. Beberapa saat setelah dilahirkan, ketiga anak laki-laki kami didiagnosis mengidap penyakit "Duchenne Muscular Dystrophy". Penyakit ini menyerang otot-otot sehingga otot-otot tersebut melemah sedikit demi sedikit. Prediksi yang paling optimistis menyatakan bahwa mereka hanya bisa hidup sampai usia 17 tahun. Sebagian besar waktu mereka akan dihabiskan di kursi roda.
|
|
|
Ronnie Sianturi : Lelah Menjadi Orang Tidak Baik |
|
|
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Friday, 28 November 2008 14:36 |
|
Seorang perempuan berambut lurus dan bermata sipit duduk bersimpuh sambil menangis tersedu-sedu di hadapan suaminya. Sementara, sang suami dengan garangnya melontarkan berjuta makian dan sumpah serampah bak berondongan peluru yang dimuntahkan senapan. Karena tak tahan mendengarnya, si perempuan itu pun beringsut meninggalkan sang suami dan berusaha menghindarnya dengan naik ke atap lemari. Melihat kelakuan sang isteri, pria berbadan tegap itu terlihat gusar lalu dengan nafasnya yang memburu ia bergegas menghampiri dan menarik isterinya turun. Adegan selanjutnya pun dapat dibayangkan, pukulan dan tamparan segera mendarat di tubuh perempuan mungil bersuara serak yang masih terus menangis itu. Ini bukan merupakan bagian dari sebuah babak dalam sinetron tetapi benar-benar suatu kejadian dalam salah satu babak kehidupan nyata seorang pria bernama Ronaldus Parasian Sianturi yang kemudian dikenal dengan Ronnie Sianturi.
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Tuesday, 09 August 2005 14:58 |
|
A minister passing through his church in the middle of the day, Decided to pause by the altar and see who had come to pray. Just then the back door opened, a man came down the aisle, The minister frowned as he saw the man hadn't shaved in a while.
|
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 10 November 2004 14:33 |
Beberapa tahun yang lalu, sekelompok salesmen menghadiri pertemuan sales di Chicago. Mereka telah meyakinkan istri-istri mereka bahwa mereka akan mempunyai cukup waktu untuk makan malam bersama di rumah pada hari Jumat. Namun, manager sales menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang telah diperkirakan dan pertemuan berakhir lebih lambat daripada yang telah dijadwalkan. Akibatnya, dengan tiket pesawat dan tas mereka di tangan, mereka berlari menerobos pintu airport, tergesa-gesa, mengejar penerbangan mereka pulang. Ketika mereka sedang berlari-lari, salah satu dari para salesman ini tidak sengaja menendang sebuah meja yang digunakan untuk menjual apel. Dan apel-apel itu beterbangan.
|
|
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 21 April 2004 14:35 |
Beberapa perawat berseragam putih-putih setengah berlari-lari mendorong tempat tidur. Suasana emergency room menjadi sangat sibuk. Para perawat bergegas membenahi peralatan dari tabung O2, selang-selang infus, penyangga leher dan peralatan medis yang lain. Dalam keadaan setengah sadar, saya dipindahkan dari mobil ke tempat tidur dorong. Satu langkah pertolongan pertama standar rumah sakit disiapkan.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |