|
Seperti orang-orang yang bermimpi, penuh dengan sucakita, sorak-sorai dan gelak tawa keriangan, begitulah keadaan kita ketika dipulihkan Tuhan. Sion, yang digambarkan oleh pemazmur dalam Mazmur 126:1, adalah perlambang kita sebagai gereja Tuhan, tempat kediaman Allah sendiri. Tubuh kita adalah bait Allah, dimana Roh Allah berdiam di dalam kita. Roh Allah itu ialah Allah sendiri, sebab “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran.”
Dalam penglihatannya di Pulau Patmos, Yohanes diberi tugas: mengukur Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalam bait suci itu dengan sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya. Tongkat adalah manifestasi Roh Allah, kuasa Allah, kekuatan Tuhan. Musa selalu menggunakan tongkat ketika ia menyebut nama Tuhan dan menciptakan mujizat. Daud berkata bahwa tongkat Allah akan memimpinnya sekalipun dalam lembah kekelaman sehingga dia tidak takut bahaya.
- Bait Suci Allah harus dipulihkan
Bait Suci itu akan diukur dengan Roh Kudus. Bait Suci yang telah dicemari dosa akan dibersihkan dengan Roh Kudus, seperti ketika Yesus mengusir para pedagang yang mencemari Bait Allah di Jerusalem. Demikian pula kehidupan kita, sebagai tempat kediaman Allah. Kita jangan dininabobokan oleh dosa, pikiran kita diokupasi oleh hal-hal yang najis. Allah akan memulihkan kehidupan kita sehingga kita menjadi tulus seperti merpati. Merpati adalah makhluk yang tidak mempunyai empedu, artinya tidak ada yang pahit yang disimpannya. Merpati pun setia pada pasangannya.
- Mezbah doa kita harus dipulihkan
Mezbah merupakan tempat pedupaan, tempat meletakkan persembahan kepada Tuhan. Ketika kita dipulihkan, maka kehidupan doa kita juga harus dibenahi. Doa adalah sarana penyatuan ktia dengan Tuhan, tidak ada cara lain. Melalui doa, kita bisa menatap dan berbincang dengan Allah secara langsung. Doa adalah media pergaulan kita dengan Allah sehinga kita bisa leluasa menyampaikan segalanya kepadaNya: ucapan syukur, keluhan, beban, pujian. Dengan doa, Allah akan menyampaikan perjanjiaNya bagi kita.
- Jemaat Allah harus dipulihkan
Hal terakhir yang perlu dipulihkan ialah kehidupan jemaat Allah itu sendiri. Bila telah dipulihkan dan hidup menurut jalanNya, mengasihi Dia, beribadah kepadaNya dengan segenap hati, maka Ia akan melepaskan kita dari segala pencobaan dan memberi kemenangan atas segala tantangan hidup.
|