|
Posted by GPdI Sejahtera Online Team
|
|
Tuesday, 03 May 2011 10:40 |
|
Banyak orang yang berpendapat kalau hidup ini begitu sulit. Hidup ini penuh dengan lika-liku yang memusingkan. Setiap kejadian yang tidak pernah bisa diduga dan akhirnya memberi gambaran kelam bagi diri mereka. Belum lagi jika berfokus pada penderitaan, kesusahan dan masalah, maka tidak salah jika mereka memberi pandangan buruk tentang, apa itu hidup. Bahkan, tidak jarang pula orang yang menyesali hidupnya dan mengakhiri semuanya dengan sia-sia. Sungguh tragis.
|
|
|
Posted by GPdI Sejahtera Online Team
|
|
Wednesday, 16 March 2011 09:28 |
|
Bagi banyak orang kegagalan adalah sesuatu yg buruk. Apakah betul begitu? Untuk pikiran yang dangkal, hal itu memang betul. Namun apabila kita memikirkannya lebih dalam lagi, kegagalan tidak selamanya merupakan bencana. Bisa jadi, dengan kegagalan Tuhan mengingatkan kita bahwa kapasitas kita belum cukup untuk menerima kesuksesan.
|
|
Posted by GPdI Sejahtera Online Team
|
|
Friday, 28 January 2011 10:42 |
|
Saat pagi hari ketika tiba saatnya untuk memulai pekerjaan, saya melihat anak-anak yang lucu-lucu. Tingkat pendidikan mereka masih di tahap prasekolah. Melihat wajah-wajah penuh kepolosan dan keluguan mereka, menjadi suatu hiburan yang menyenangkan.
Terlintas seketika di benak saya, kenangan mengingat masa-masa indah sewaktu kecil sama seperti pemandangan yang saya lihat. Jika saja waktu dapat diputar kembali, saya akan memanfaatkan semaksimal mungkin masa-masa ceria sewaktu masih kanak-kanak :)
|
|
|
The Power of Walking With God |
|
|
|
|
Posted by GPdI Sejahtera Online Team
|
|
Friday, 09 April 2010 13:01 |
|
Nuh adalah seorang yang bergaul dengan Allah di tengah zaman yang kacau. Sementara Ayub tak goyang ketika "tsunami" kehidupan menggoncangnya demikian hebat. Apa rahasianya sehingga mereka tak tergilas oleh zaman?
Kacau, adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi pada zaman Nuh. Kitab Kejadian memberi catatan kejahatan manusia menjadi-jadi.
|
|
Posted by Jamie
|
|
Tuesday, 29 September 2009 08:55 |
|
Beberapa bulan yang lalu, Tuhan ingetin gua lagi tentang gimana Tuhan ngutus kita “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala” seperti ada tertulis di Lukas 10:3.. Ini bener-bener ngingetin gua gimana gua pertama kali liat ayat ini.. Saat itu gua nganggap bahwa Tuhan tuh konyol.. sangat konyol.. udah tau sekitar gua serigala semua, tapi DIA ngutus gua seperti anak domba.. eh buset.. domba aja udah ngga bisa apa-apa gitu kan.. udah lah domba, anak pula..
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |