Kunci Utama PDF Print E-mail
Posted by GPdI-Sejahtera Online Team   
Wednesday, 10 September 2003 14:08

".......Oleh kata-kata Hizkia, raja Yehuda itu, rakyat mendapat kepercayaannya kembali" (2 Tawarikh 32:8).

Bagaimanakah rakyat Yehuda mendapat kepercayaannya kembali ketika raja Asyur mengepung Yehuda? Raja Hizkia membuat suatu pengakuan (confession) yang mendorong bangkitnya iman rakyatnya: "......Janganlah takut......karena yang menyertai kita lebih banyak dari pada yang menyertai dia......yang menyertai kita adalah TUHAN, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan bagi kita" (ayat 7, 8). Inilah kunci utama bagi penduduk Yehuda untuk menghadapi persoalan. Pengakuan iman membawa kelepasan bagi mereka.


Dalam bukunya, Ever Increasing Faith (Iman yang Senantiasa Bertambah), Smith Wigglesworth mengisahkan seorang wanita yang hadir dalam salah satu kebaktian yang dipimpinnya di Bury, Lancashire, Inggris. Wanita ini menderita sakit gondok. Sebelum ia datang ke kebaktian itu, ia sudah berkata kepada ibunya: "Aku akan sembuh dari gondok ini, mama." Malam itu ia ada pada deretan orang-orang yang didoakan. Keesokan malamnya, ia bersaksi di kebaktian itu bahwa Allah telah menyembuhkannya, meskipun secara penampakan fisik gondoknya masih ada. Tahun berikutnya, dalam kebaktian yang sama, ia muncul lagi untuk bersaksi: "Saya berada di tempat ini tahun lalu dan Tuhan telah menyembuhkan saya. Itulah tahun yang terbaik dalam hidup saya." Tapi orang-orang melihat gondoknya tetap sebesar dulu. Wanita ini pulang ke rumah dan bersaksi lebih semangat lagi tentang kesembuhannya. Pada tahun ketiga, dalam kebaktian yang sama, ia muncul lagi di kebaktian itu. Beberapa orang memandangnya dan berkata: "Betapa semakin besarnya gondokmu itu." Malam itu ia bersaksi: "Dua tahun lalu Allah telah menyembuhkan saya dari penyakit gondok. Betapa indahnya disembuhkan oleh kuasa Allah." Beberapa orang mengejek: "Ada masalah apa denganmu. Tidakkah engkau lihat di kaca? Gondokmu lebih besar dari sebelumnya!" Wanita ini berdoa kepada Tuhan: "Tuhan, Engkau sudah menyembuhkan aku 2 tahun lalu. Maukah Engkau menunjukkan kepada orang-orang ini bahwa Engkau telah menyembuhkan aku?" Malam itu ia tidur dengan damai. Keesokan harinya gondok itu lenyap, tak berbekas!

Iman dapat mengubah keadaan mustahil menjadi kenyataan. Tak ada hal yang sukar bagi iman yang teguh. Allah sudah menetapkan prinsip ini: "......barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi PERCAYA, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya" (Mrk. 11:23). Salah satu jalan untuk menambah iman adalah melalui pengakuan (confession). Buatlah pengakuan melalui mulut kita akan janji-janji Allah. Biarlah pengakuan itu memulihkan iman kita.

Apa yang menjadi kebutuhan kita saat ini? Butuh kesembuhan? Buatlah pengakuan: Oleh bilur-bilur Yesus aku telah sembuh (1 Pet. 2:24). Butuh kecukupan? Buatlah pengakuan: Allahku telah memenuhi segala keperluanku (Fil. 4:19). Apapun kebutuhan kita, Tuhan sudah sediakan semuanya. Kuncinya satu: Iman! Milikilah iman yang teguh dengan pengakuan dan kesaksian bahwa apa yang kita butuhkan sudah terjadi. Firman-Nya tidak mungkin gagal. Pengakuan membawa pemulihan bagi iman kita.

(source: The Cross Files)

 

Add comment


Security code
Refresh

User Login


Polling

Berapa kali dalam seminggu Anda ke gereja?
 

Flag Counter

free counters

Who is online

We have 26 guests and 1 member online

jConnector